Amerika LatinBlogInformasiNegara

Pemimpin Sayap Kiri Bangkit Sebagai Upaya Bebas Dari Bayang-Bayang AS

Pemimpin Sayap Kiri Bangkit Sebagai Upaya Bebas Dari Bayang-Bayang AS

Pemimpin Sayap Kiri Bangkit Sebagai Upaya Bebas Dari Bayang-Bayang AS – Kelompok kiri yang berkembang di Amerika Latin kini menunjukkan kebersamaannya. Apalagi saat presiden Argentina telah terpilih. Merasa satu tujuan presiden Meksiko mulai berdiskusi tentang peluang terjalinnya hubungan diplomatik tingkat regional. Hubungan tersebut dimaksudkan sebagai tandingan Organisasi Negara Amerika yang mendapat dukungan dari Washington DC. Negara Amerika Latin mengalami masa kegalauan, ketika dua bentuk pemerintahan berkuasa yakni sayap kiri dan konservatif. Sistem tersebut membingungkan dalam masalah kebijakan. Ada perbedaan kebijakan ekonomi dan sosial. Sehingga selama beberapa tahun berbagai masalah timbul secara silih berganti. Mulai dari korupsi, kemiskinan yang berakibat pada kelompok konservatif di Argentina dan Meksiko akhirnya membubarkan diri. Sedangkan beragam protes terjadi yang memaksa Ekuador dan Chile memberi kemudahan dalam hal kebijakan ekonomi liberal. Sehingga tidak memunculkan intervensi dari satu pihak, semua serba terkendali. Kalau begitu tidak akan ada kesenjangan.

Di tengah gejolak seperti itu akhirnya Alberto Fernandez terpilih menjadi presiden Argentina. Setelah resmi dilantik dirinya aktif melakukan kunjungan ke berbagai negara. Tujuan dirinya tidak lain untuk deklarasi era kebersamaan sesama kelompok sayap kiri. Fernandez ingin Amerika Latin dapat bersatu supaya segala tantangan global segera mampu dihadapi dan diselesaikan. Fernandez juga menambahkan tahun 2020 Meksiko siap untuk menjadi pemegang komando dalam suatu komunitas yang beranggotakan negara Amerika Latin dan Karibia. Bentuk dari komunitas itu berupa badan regional yang berpusat di Venezuela. Badan tersebut berdiri ketika presiden Hugo Chavez masih memimpin. Namun akhir-akhir ini pengaruhnya menjadi samar sampai menghilang. Atas dasar itulah Fernandez yakin kalau komunitas itu merupakan suatu bibit atau ruang untuk membangun integrasi. Saat badan ini terbentuk dan mampu menunjukkan taringnya kembali. Maka OAS dapat tertandingi, Amerika Latin akan berdiri tegak.

Tidak hanya Fernandez yang gencar mempersatukan Amerika Latin dalam setiap sendi kehidupan. Wakil menteri luar negeri Meksiko juga membuat gagasan penting dalam hal ekonomi. Kerja sama sampai ke negara bagian yang letaknya paling ujung dari benua juga dilakukan. Tujuan akhirnya yakni organisasi bernama CELAC mampu hidup dan beroperasi secara sempurna. Dengan demikian Argentina dan Meksiko punya peluang besar dalam membuat promosi Amerika Latin di mata dunia. Tentu saja kebijakan baru nantinya harus mampu menjadi penyeimbang semua sektor. Sehingga negara dengan paham sayap kiri di Amerika Latin tidak akan dianggap sebelah mata. Kegiatan demonstrasi dari mereka yang tidak puas terhadap suatu kebijakan juga dapat minimal.

Pemimpin Sayap Kiri Bangkit Sebagai Upaya Bebas Dari Bayang-Bayang AS1

Dua kepala negara sayap kiri selalu konsisten dalam menanggapi permasalahan yang dihadapi negaranya dan beberapa anggota citibet88.club yang berasal dari negara Amerika Latin yang mempunyai paham yang sama. Masalah ekonomi, sosial, kemiskinan dan berbagai pertimbangan lain menjadi hal terpenting dari setiap kebijakan baru. Jangan sampai apa yang telah dibuat bertentangan dengan tujuan awal. Tujuan itu berupa kesejahteraan rakyat dan kemandirian dari pengaruh Amerika Serikat. Sehingga tidak ada lagi bentrokan kepentingan. Semua tertata sebagai bentuk jawaban masalah yang belum ada penyelesaian.

Keputusan para pemimpin itu lambat laun dapat memberikan dampak positif. Karena semuanya sesuai kenyataan yang ada di lapangan. Bukan hasil kepentingan golongan semata. Apalagi segala jenis tantangan siap menghadang dalam berbagai arah, tentu itu akan mengkhawatirkan. Saat mereka mampu berdiri tegak, apa yang diusahakan untuk kebaikan dapat terselesaikan secara cepat. Pertimbangan yang tidak perlu bisa dihindari. Kemajuan pesat negara latin menjadi nyata bukanlah dari pengaruh AS tetapi kerja keras bersama para pemangku paham sejenis.

Comment here